Senin, 03 November 2014

KEMATIAN

Sejak menginjak usia 5 tahun, tepatnya setelah Ayah meninggalkan dunia fana diriku sangat tertarik pada kematian. Diriku takut ditinggalkan.
Diriku hanya ingin meninggalkan. Terdengar egois, tapi itulah yang diriku rasakan.
Ditinggal Ayah yang kemudian disusul Ibu plus kucing-kucing tersayang.
Diriku tak ingin lagi ditinggalkan.

Death Analysis, just for fun but i love it.
Kematian memang ditangan sang Khalik, tapi melihat analisis itu, diriku merasa sangat bahagia.
Diriku sangat berharap sang Khalik juga merestuinya.


Sabtu, 04 Oktober 2014

Malam Idul Adha

Tahun lalu, tepatnya Malam Idul Adha 1435 H (15 Oktober 2013). Jam 22-an, diriku & Ibu terjaga krn ditelpon adek yang pada saat itu mau melahirkan.

Kami bergegas berangkat ke rumah bidan yang sudah dipilih adek. Alhamdulillah, semua sudah dipersiapkan, jadi bisa langsung dibawa. Tapi, walau begitu, diriku dan Ibu jadi sedikit kacau, galau. Mungkin karena pertama kali mengalami, xixixi...
Lucu juga saat itu.

Akhirnya jam 22.45 WIB kami baru benar-benar berangkat. Alhamdulillah, orang-orang masih ramai & masih terdengar suara takbir. Jam 23 lewat, kami tiba di rumah Bu Bidan Lusi. Adek sudah mulai berjuang. Diriku dan Ibu tegang.

Tepat jam 01.05 WIB, Alhamdulillah, lahirlah cucu pertama Ibu dan keponakan pertama diriku :)
15 Oktober, bertepatan dengan HUT Ibu.
Bahagianya saat itu.

Seorang bayi laki-laki dengan panjang 52 cm dan berat 3,6 kg. Dan diberi nama MUHAMMAD DYLAN EINAR.

Setelah di azankan Papa-nya, Dylan bobo nyenyak sekali. Bahagianya saat itu sungguh tak terkira :)

Kenangan Malam Idul Adha yang kan selalu dikenang.
Malam Idul Adha terindah bersama keponakan pertama dan Malam Idul Adha terakhir bersama Ibu tercinta.



Kamis, 26 Juni 2014

Mungkin saja

Bagi diriku, kucing itu udah seperti soulmate.
Tak banyak yang tau cara diriku menyayangi mereka.

Tadi sore ditengah gerimis, saat diriku mengubur Junjun, diriku tak bisa menahan tangis.
Di sela isak tangis, diriku mendengar cekikikan anak tetangga.

Sepertinya dia menertawakan diriku.
Astaghfirullahal 'adzim....
Diriku jadi su'udzon.

Tapi sepertinya memang benar :'(
Dasar!!!!

Yaaahhhh...
Mungkin saja dia tidak tau apa yang sedang diriku alami.
Kehilangan Junjun sungguh menggores hati :'(

Saat ini, diriku sedih melihat Ibu Junjun yang mencarinya :'(

Kasiaaaannn.... Diriku tak tegaaaa :'( :'( :'(




Kehilangan

Salah satu yang diriku takutkan adalah kehilangan.
Kehilangan barang yang diriku sayang,
kehilangan orang yang diriku cinta,
kehilangan hewan yang sudah menjadi teman,
kehilangan lah pokoknya, diriku takut.

Hari ini, diriku kehilangan Junjun.
Kucing kecil dikriku yang baru berumur beberapa minggu.
Junjun pergi selamanya secara tragis.

Sepulang kerja, diriku dapati Junjun sudah tidak bernyawa.
Tergeletak dan berdarah :'(

Setelah menelpon my lovely sist, sebisanya diriku menenangkan diri, sendiri.
Mengumpulkan keberanian untuk mengubur Junjun :'(

YA ALLAH...
Terjadi lagi.
Terakhir diriku mengubur sodara Riri yang mati tragis bersama IBU.
Diriku yang menggali lobang dan Ibu yang menguburnya.

Tapi sekarang...
Diriku harus mengerjakannya sendiri :'(

Dengan sedikit kekuatan hati,
dan tanpa bisa membendung air mata,
diriku manggali lobang, mengubur Junjun dan membersihkan darah dilantai kamar :'(

 YA ALLAH...
Terima kasih telah memberi hamba-MU ini kekuatan...


Senin, 23 Juni 2014

Serba "OL"

Dari mulai tas, baju, sepatu, sandal, kamera, semuanyaaaaaaaaa....
Serba online.
Sampai nyari jodoh pun disediakan tempatnya.
Kereeennn...
Zaman sekarang, semua bisa terjadi.

Diriku paling tertarik sama situs jodoh :D :D :D
Pernah ketemu sama yang udah cocok dihati.
Tapi, ujungnya gak jadi.
Hmm....

Tapi, emang situs jodoh bikin penasaraaaaaaaannnn :D :D :D


Ketiadaan

Status diriku pada salah satu medsos :

Hari (dan segala sesuatunya)
tetap sama,
ketiadaan IBU yang membuatnya terasa sangat berbeda.


Komen-komen dari saudara medsos yang "perhatian" buat diriku haru biru :')

  • Alex Wira Braja Iya lita...

    Kita sama...

    Sudah 8thn al ditinggal sm ibu al...
    Baru 2 thn lalu al mengikhlaskan nya...

    *jadi terharu lagi*

    Tapi al salah... hrs nya al ikhlas dari dulu..

    Soalnya al sangat dekat ibu al...

    Tetep semangat yahh Cahya PeLita.. smua tdk ada yg kekal...

    -hug-
     
  • Cahya PeLita Iya, Mas Al. Rasa kehilangan + memory kebersamaan sering muncul tiba2.
     
  • Kak Suzi Ta yg tabah ya kami smua juga merasa kehilangan rasanya belum şiap utk di tinggalkn.Dia slalu siap tuk menolong walau dlm keadaan kurang sehat. Smoga smua Amal kebaikannya di trima ALLAH SWT ,Amiin.
     
    Alex Wira Braja Benerr bgt kata mba suzi...

    Jujur aja lita 2thn lalu.. al ampe di ruqiyah biar ikhlas.. alhmdlh..

    Skr al sll deket sm ibu al.. dgn sholat dan kirim doa..

    Al yakin dan tenang.. ibu al pasti tenang di surga Allah..
    Amin ya Rabb...

    Dan al juga yakin alhmarhuma ibu lita juga di sayang sm Allah..
    Krn lita akan sll jadi anak yg sholeha buat ibu lita.. amin ya robbalalamin..

    Cumungudddd
     
    Kak Suzi İya kita juga brdo'a smoga lita cpt di prtemukn pndamping hidup .
     
    Alex Wira Braja Aminn.. jgn lupaaaa di tag poto pernikahan nya..
    Jgn poto mlm pengantin nya yahh.


    Hohohohoho
     
    Cahya PeLita Aamiiinn... Mksh Ngah Suzi & Mas Alex atas do'anye
     
     
     

Minggu, 15 Juni 2014

M-E-N-G-A-P-A tanda tanya

Memang,
setelah sekian lama menikmati sendiri,
diriku menyadari bahwasanya diriku kurang beruntung dalam hal yang satu itu.

Gak di nyata ataupun maya,
selalu saja gatot.

MENGAPA????

Apa yang salah pada diriku???

Fisik?
Penampilan?
Pergaulan??

Diriku sama seperti wanita pada umumnya.

Tapi mengapa kisah cinta yang diriku impikan tak pernah berpihak???

Yayaya...
Mungkin yang Maha Kuasa lebih mengetahuinya.

Kadang diriku sadar, kadang juga sebaliknya.

Ya, beginilah diriku...

Selalu saja

Hey, kamu!!!
Masuk ke kehidupan diriku,
hati menerima dengan sangat "welcome".

Tapi...
Mengapa akhirnya selalu saja begini???

Pergi dan menghilang semaumu.

Hate U, Beg!!!!
.


Selasa, 03 Juni 2014

MOBITREK 2014

hari ini aku mEngenangmu...

aku sebenarnya sudah hampir lupa,
tapi setiap kali masuk bulan juni ada saja yg
membuatku jadi mengingatnya kembali.
entah dari status teman, gambar atau apapun
yg menggugah kembali ingatan ke th 2007 itu.


sebenarnya hanya kebetulan yg membawaku ke
situs pertemanan ini,
hanya iseng, setelah googling sana sini,
dan setelah masuk, aku, entah kenapa, bisa
menikmati.

meski sebagian besar waktuku hanya: datang,
duduk, diam, nulis blog,

jadi sampai situs ini hilang, aku sama sekali
bukan anggota yg penting,
aku, tepatnya nubi abadi,

tapi dari diam mengamati itu, aku banyak
belajar tentang segala hal,

tentang dunia maya yg benar benar berbeda
dengan dunia real,
tentang seseorang yg bisa menjadi apa saja,
siapa saja.
bahkan menjadi orang yg bukan dirinya,
dan disini semua sah sah saja.
tentang persahabatan, tentang rindu dan
cinta,
tentang belajar mengekspresikan diri,
kerinduan, kesedihan, dendam dan apa saja,

karena, memang, kita bisa belajar dari apapun,
manapun,
bahkan dari seseorang yg membenci kita
sekalipun,

juga padamu,
teman yg (sesungguhnya) tak pernah aku tau,

*selamat mengingat kembali "mobitrek"
tempat dimana kita dulu sering bercanda...

*laporan pandangan mata dari reporter
mubiTv... erlangga bramantyo..

#Note seorang teman di hut Mobitrek yg ke-sekian ^_^
 

Minggu, 01 Juni 2014

1 Juni

2010,
Pertemuan & perpisahan kita di tahun yang sama.

Walau hanya beberapa bulan kebersamaan kita, tapi sangat membekas,
di hati dan juga ingatan.

1 Juni, hut mu, kawan.
Selamat ulang tahun ya.
Selamat berbahagia disana,
dikeabadian sesungguhnya.

Jumat, 30 Mei 2014

Sabtu, 17 Mei 2014

Ceritaku tentang IBU

Hari "H" saat Ibu dipanggil Sang Pencipta,
itulah hari yang paling diriku takutkan sejak balita.

Setelah Ayah yang terlebih dahulu menghadap Ilahi,
sejak saat itu diriku wanti-wanti,
takut Ibu juga ikut pergi.

Saat ibu tertidur,
diriku takut sekali.

23 tahun 6 bulan, ketiadaan Ayah.
Di usiaku 28 tahun, Ibu pergi tuk selamanya menyusul Ayah.

Diriku,,,
Memang diriku sedih.
Tapi, ALHAMDULILLAH tak sesedih seperti yang pernah diriku bayangkan sebelumnya.

Diriku sedih, hanya pada waktu-waktu tertentu.

Yang ada dipikiran diriku,
suatu saat nanti diriku pasti akan bertemu lagi, berkumpul kembali bersama Ayah dan Ibu.
Karena setiap makhluk ciptaan ALLAH, pasti akan kembali pada-NYA.




(Setelah) Tiada

Sepi,
itulah yang sangat terasa setelah kepergian ibunda

Sendiri,
memang sudah biasa

Tapi,
kadang diriku rindu saat bersama

Hampa melanda,
(setelah) ibu tiada



Jumat, 16 Mei 2014

kamu hEbat

biarkan saja jika ada orang menilaimu rendah,
bahkan jika mereka berpaling muka,
membanting pintu bagi hadirmu,

biarkan saja,

itu tak akan merubah pandanganku padamu,
kamu tetaplah seseorang yg pantas diajak bicara,
bertukar sepi, rindu juga lara,

menyapamu,
berbagi senyum,
juga saling memberi nasehat,
sepertinya melengkapi dunia sunyi di abad hiruk pikuk ini,

jadi,
biarkan saja ketika ada yg menolakmu dari lingkungannya,
karena di tempat yg lain pasti akan ada yg menarikmu ke dunianya,

hidup itu sederhana,
teruslah menyapa, berbagi senyum, hargai sesama,
maka dunia akan mendekapmu

seperti daun daun yg terus bersintesa,
menghasikan oksigen bagi dunia,
memasak makanan bagi tumbuh kembang pepohon,

bahkan ketika menguning dan luruhpun,
daun daun itu menghasilkan pupuk bagi hidup yg terus berganti....


maka,
semangatlah....




*tim penyebar semangat....


by Erlangga Titan Bramantyo

Senin, 05 Mei 2014

sebeLum mAta menutup


"Mari kita saLing memAndang sebeLum mAta menutup. Temukan aku daLAm LengAnmu dan peLukLAh aku. Biarkan tidur memeLuk jiwA kita dan menyatukannya".

[K_G]

Bunda, engkauLah peLita


Bunda, karenamu ku ada
Ketegaran dan ketabahanmu seLaLu menyaLa
Mengajarkanku menghadapi getirnya dunia


Bunda, engkauLah peLita,
yang seLaLu menyaLa,
memberi cahaya bahagia di setiap masa
Kasihmu tak terhingga...
Kasihmu bagai surya yang menerangi dunia


Bunda, terima kasih tuk segaLanya
Kau mendidikku dari daLam aLam rahim hingga kini ku berpijak di dunia
Aku ingin membaLas jasa mu yang tak terhingga dengan do'a yang seLaLu ku panjatkan pada NYA
agar kau bahagia...


iLu, bunda...

Pahlawan Super

November 10, 2011 at 9:00pm
Ibu adaLAh pahLAwan super yang mencintai anaknya apa adanya.
Mempertaruhkan nyawanya untuk meLAhirkan anaknya.

Ayah adaLAh pahLAwan super yang mencari nafkah dengan bersusah payah LaLu memberikannya secara gratis untuk istri dan anak-anaknya.

Saya adaLAh pahLAwan super bagi diri saya sendiri.
MeLAwan dosa setiap hari dengan ibadah dan do'a.

[MT]