Sabtu, 31 Mei 2014
Jumat, 30 Mei 2014
2 Sya'ban 1435 H
Pagi,
diriku dan sepupu berkunjung ke rumah Ayah & Ibu :)
Rasanya senang sekali ^_^
Ayah & Ibu sudah tenang disisi-NYA :)
diriku dan sepupu berkunjung ke rumah Ayah & Ibu :)
Rasanya senang sekali ^_^
Ayah & Ibu sudah tenang disisi-NYA :)
Sabtu, 17 Mei 2014
Ceritaku tentang IBU
Hari "H" saat Ibu dipanggil Sang Pencipta,
itulah hari yang paling diriku takutkan sejak balita.
Setelah Ayah yang terlebih dahulu menghadap Ilahi,
sejak saat itu diriku wanti-wanti,
takut Ibu juga ikut pergi.
Saat ibu tertidur,
diriku takut sekali.
23 tahun 6 bulan, ketiadaan Ayah.
Di usiaku 28 tahun, Ibu pergi tuk selamanya menyusul Ayah.
Diriku,,,
Memang diriku sedih.
Tapi, ALHAMDULILLAH tak sesedih seperti yang pernah diriku bayangkan sebelumnya.
Diriku sedih, hanya pada waktu-waktu tertentu.
Yang ada dipikiran diriku,
suatu saat nanti diriku pasti akan bertemu lagi, berkumpul kembali bersama Ayah dan Ibu.
Karena setiap makhluk ciptaan ALLAH, pasti akan kembali pada-NYA.
itulah hari yang paling diriku takutkan sejak balita.
Setelah Ayah yang terlebih dahulu menghadap Ilahi,
sejak saat itu diriku wanti-wanti,
takut Ibu juga ikut pergi.
Saat ibu tertidur,
diriku takut sekali.
23 tahun 6 bulan, ketiadaan Ayah.
Di usiaku 28 tahun, Ibu pergi tuk selamanya menyusul Ayah.
Diriku,,,
Memang diriku sedih.
Tapi, ALHAMDULILLAH tak sesedih seperti yang pernah diriku bayangkan sebelumnya.
Diriku sedih, hanya pada waktu-waktu tertentu.
Yang ada dipikiran diriku,
suatu saat nanti diriku pasti akan bertemu lagi, berkumpul kembali bersama Ayah dan Ibu.
Karena setiap makhluk ciptaan ALLAH, pasti akan kembali pada-NYA.
(Setelah) Tiada
Sepi,
itulah yang sangat terasa setelah kepergian ibunda
Sendiri,
memang sudah biasa
Tapi,
kadang diriku rindu saat bersama
Hampa melanda,
(setelah) ibu tiada
Jumat, 16 Mei 2014
kamu hEbat
biarkan saja jika ada orang menilaimu rendah,
bahkan jika mereka berpaling muka,
membanting pintu bagi hadirmu,
biarkan saja,
itu tak akan merubah pandanganku padamu,
kamu tetaplah seseorang yg pantas diajak bicara,
bertukar sepi, rindu juga lara,
menyapamu,
berbagi senyum,
juga saling memberi nasehat,
sepertinya melengkapi dunia sunyi di abad hiruk pikuk ini,
jadi,
biarkan saja ketika ada yg menolakmu dari lingkungannya,
karena di tempat yg lain pasti akan ada yg menarikmu ke dunianya,
hidup itu sederhana,
teruslah menyapa, berbagi senyum, hargai sesama,
maka dunia akan mendekapmu
seperti daun daun yg terus bersintesa,
menghasikan oksigen bagi dunia,
memasak makanan bagi tumbuh kembang pepohon,
bahkan ketika menguning dan luruhpun,
daun daun itu menghasilkan pupuk bagi hidup yg terus berganti....
maka,
semangatlah....
*tim penyebar semangat....
by Erlangga Titan Bramantyo
bahkan jika mereka berpaling muka,
membanting pintu bagi hadirmu,
biarkan saja,
itu tak akan merubah pandanganku padamu,
kamu tetaplah seseorang yg pantas diajak bicara,
bertukar sepi, rindu juga lara,
menyapamu,
berbagi senyum,
juga saling memberi nasehat,
sepertinya melengkapi dunia sunyi di abad hiruk pikuk ini,
jadi,
biarkan saja ketika ada yg menolakmu dari lingkungannya,
karena di tempat yg lain pasti akan ada yg menarikmu ke dunianya,
hidup itu sederhana,
teruslah menyapa, berbagi senyum, hargai sesama,
maka dunia akan mendekapmu
seperti daun daun yg terus bersintesa,
menghasikan oksigen bagi dunia,
memasak makanan bagi tumbuh kembang pepohon,
bahkan ketika menguning dan luruhpun,
daun daun itu menghasilkan pupuk bagi hidup yg terus berganti....
maka,
semangatlah....
*tim penyebar semangat....
by Erlangga Titan Bramantyo
Senin, 05 Mei 2014
sebeLum mAta menutup
[K_G]
Bunda, engkauLah peLita
Ketegaran dan ketabahanmu seLaLu menyaLa
Mengajarkanku menghadapi getirnya dunia
Bunda, engkauLah peLita,
yang seLaLu menyaLa,
memberi cahaya bahagia di setiap masa
Kasihmu tak terhingga...
Kasihmu bagai surya yang menerangi dunia
Bunda, terima kasih tuk segaLanya
Kau mendidikku dari daLam aLam rahim hingga kini ku berpijak di dunia
Aku ingin membaLas jasa mu yang tak terhingga dengan do'a yang seLaLu ku panjatkan pada NYA
agar kau bahagia...
iLu, bunda...
Pahlawan Super
November 10, 2011 at 9:00pm
Ibu adaLAh pahLAwan super yang mencintai anaknya apa adanya.
Mempertaruhkan nyawanya untuk meLAhirkan anaknya.
Ayah adaLAh pahLAwan super yang mencari nafkah dengan bersusah payah LaLu memberikannya secara gratis untuk istri dan anak-anaknya.
Saya adaLAh pahLAwan super bagi diri saya sendiri.
MeLAwan dosa setiap hari dengan ibadah dan do'a.
[MT]
Langganan:
Komentar (Atom)

